Kategori: Soul

Secangkir Teh yang Kau Seduh Untukku

Secangkir Teh yang Kau Seduh Untukku

Masih ingat ketika kau menyeduhkan secangkir teh untukku? Itu seduhan teh terenak yang pernah kuteguk. Bukan karena komposisi gulanya yang pas. Bukan…

Mengecup Bibir Pagi

Mengecup Bibir Pagi

Pernahkah kau tergesa-gesa menyambut kedatangan pagi? Aku pernah. Setahun yang lalu tepatnya. Saat itu aku merasa malam terlalu lama bergerak. Sedang aku…

Bertanyalah

Bertanyalah

Sesekali, bertanyalah tentangku. Boleh tentang apa saja. Boleh yang sederhana dan remeh temeh, seperti apa kabar? Di mana? Bagaimana harimu? Atau, kau…

Happy New Year, Pagi

Happy New Year, Pagi

Hm, perlukah aku mengucapkannya? Pun sudah terlambat. Kau pun tahu, itu cuma sebagai basa-basi saja. Sebagai penghilang kikuk dan degup jantung yang…

Memandang Rupa Pagi

Memandang Rupa Pagi

Bagiku rupa Pagi selalu mengagumkan. Matanya yang selalu bercahaya. Senyumnya yang selalu terkembang. Seperti perahu yang tak pernah gentar menantang samudra mahaluas.…

Aku Ingin Takluk Padamu, Pagi

Aku Ingin Takluk Padamu, Pagi

Selamat pagi, Pagi Apakah kau merasa¬†waktu begitu cepat bergerak? Bukan sekadar berjalan, tetapi berlari menuju ke masa setelah saat ini. Ketika denganmu…

Pada Hujan dan Angin Pagi Ini

Pada Hujan dan Angin Pagi Ini

Selamat pagi, Hujan. Sampaikan rinduku pada Semesta. Terima kasih, Angin telah menyapaku dengan lembut pagi ini. Kesejukan dan silir lembutmu telah memadamkan…

Bahasa Pancaindra

Bahasa Pancaindra

Tentang cinta, tentang dua hati yang menyatu erat dan lekat Hari ini aku menyaksikan rupa Pagi yang berbeda. Matanya yang tetap bersinar,…

Apakah Pagi-ku Sudah Datang?

Apakah Pagi-ku Sudah Datang?

Walau tak bisa kusapa sebagai jingga yang hangat, pagi tetaplah pagi. Sekalipun dibebat mendung, aku selalu menunggumu dengan debar. Saat memutuskan mencintaimu,…